Bahasa Dan Penduduk Asli Bangsa Australia Adalah ?

Apa yang kalian ketahui tentang Benua Australia? Kangguru? Atau gedung yang seperti opera house? Ya, memang benua Australia memiliki ciri khas akan hal tersebut dengan mudah kita bisa mengingatnya. Benua yang terletak di sebelah selatan Negara Indonesia ini merupakan salah satu benua yang unik, meskipun keberadaannya dekat dengan benua  asia, penduduknya sebagian besar ialah  sama dengan penduudk eropa yaitu ras kaukasoid. Penduduk asli benua Australia ini adalah suku Aborigin, sedangkan bahasa nya sendiri adalah bahasa inggris. Australia sendiri terletak pada 113° BT – 155° BT dan 10° LS – 43° LS. Berarti dengan kata lain ada sebagian wilayah Negara Australia yang memiliki iklim tropis, yaitu Australia yang berdekatan dengan Negara Indonesia dan sebagian wilayah lainnya beriklim tropis. Negara Australia terdiri dari delapan wilayah Negara bagian  yaitu Australia Selatan, Australia Utara, Australia Barat, Victoria, Queensland, New South Wales, Tasmania, Dan Wilayah khusus Ibukota.

Aborigin sendiri adalah suku atau bangsa asli dari benua Australia, kata aborigin ini jika dalam bahasa inggris memiliki arti penduduk pribumi, mulai dipergunakan psekitaran abad ke 17 untuk merujuk kepada penduduk asli Australia pada waktu itu. Mereka berasal dari Asia Tenggara, lebih tepatnya masuk ke benua asutralia melalui sisi sebelah utara. Pada saat itu Australia bersatu dengan pulau irian, memang ada banyak kemiripan dengan kebudayaan kuno dari asia tenggara  dan kebudayaan aborigin sendiri. Letak suku aborigin tinggal dan memelihara tanah Australia dalam kurun waktu hampir 60.000 tahun lamanya dengan sistem pemerintahan dan hukum suku aborigin sendiri. Konon katanya mereka tinggal di benua terkecil itu hampir ribuan tahun yang lalu, akan tetapi mereka kemudian tergeser oleh bangsa pendatang yang lebih pintar dan cerdas yang mempunyai kulit putih dari benua Eropa. Jika secara fisiknya, suku aborigin tidak berbeda jauh dengan orang orang dari Indonesia yang berasal dari papua, yaitu berkulit gelap dan berambut keriting tapi seiring berkembangnya zaman sekarang sudah banyak mengalami perubahan yakni berambut ikal dan kulitnya kecoklat-coklatan. Asal mulanya mereka memiliki daratan yang sama, tetapi oleh para ilmuwan dinyatakan karena proses alam yang seiring bergerak daratan yang besar itu kemudian terpisah secara alami, yang disebelah selatan menjadi benua Australia sementara itu didaratan utaranya menjadi pulau papua yang sekarang masuk wilayah Indonesia, ini sejalan dengan kata Australis sendiri yang jika diambil dalam bahasa latinnya memiliki arti Selatan, sementara oleh orang belanda disebut Australische yang memiliki arti sama. Kemudian setelah itu suku berkuit gelap itu berpisah dan keduanya menjalani kehidupannya sendiri di Negara yang berbeda pula. Baik di Indonesia ataupun Australia keduanya susah berkembang dikarenakan ketertinggalnnya oleh perkembangan zaman, karena perbedaan warna kulit yang sangat terlihat didaratan sebelah selatan membuat suku aborigin menjadi kurang beruntung jika dibandingkan dangan kaum pendatang yang berkulit putih. Pada saat tahun 1701 disaat persemakmuran Australia, suku aborigin ini oleh para pendatang di Australia di perlakukan sangat tidak sewajarnya lebih parahnya lagi mereka di anggap bagian dari Fauna. Para pendatang ini menganggap suku aborigin sebagai pengembara yang bisa mereka usir dari tempatnya dengan sesuka hati lalu menjadikannya sebagai kawasan pertanian untuk para pendatang kulit putih, hal ini sangatlah berakibat fatal yaitu menjadi terputusnya bangsa aborigin dari tempat leluhurnya, terlebih dengan kondisi dan keadaan yang lemah akibat berbagai penyakit yang menjadikan populasi bangsa atau suku aborigin sendiri berkurang sampai 90% dalam kurun waktu tahun 1788 sampai 1900 an. Lebih parahnya lagi perkumpulan aborigin yang ada di daerah sangat subur di wilayah selatan hilang tanpa jejak dan punah.

Bangsa Torres Strait Islander dan suku Aborigin ialah penduduk asli dari benua Australia dan sudah tinggal di sana hampir 60.000 tahun lamanya. Namun pandangan Australia sedikit demi sedikit melmbek dan member sedikit ruang ke penduduk pribumi (katanya) setelah banyak tragedi pembunuhan dengan cara yang sedikit unik Negara Australia menerapkan sistem politik asimilasi dengan mencapurkan sepasang manusia yang memiliki kulit yang berbeda. Dan anak-anak dari suku aborigin dipisahkan dari orang tuanya dengan paksa ke panti asuhan dengan alasan untuk diputihkan, kemudian sebaian lagi di asuh oleh orang kulit putih untuk dijadikan pekerja sebagai pembantu. Anak lelaki di ambil dan dipekerjakan gratis disebuah peternakan yang sangat jauh dari keramaian, lalu mereka akan dihukum ketika berbuat tidak menyenangkan atau berbuat salah. Pada awal 2006 pernah mengeluarkan isu yang tidak menyenangkan, yaitu isu pemusnahan etnik kepada penduduk Papua oleh Negara Indonesia,, tidak tau dari mana datangnya isu itu dan menjadi berkembang.

Berikut beberapa dampak Asimilasi terhadap suku aborigin :

  1. Dampak Terhadap Kesehatan

Banyak timbulnya penyakit yang menyebabkan wabah baru yang berujung mengakibatkan kamatian terhadap orang aborigin itu sendiri.

  1. Pola Konsumsi (makanan)

Datangnya pola konsumsi makanan baru seperti gula dan tepung gandum mempunyai dampak yang memperburuk kesehatan mereka, yang mereka sendiri belum pernah mengkonsumsi sebelumnya.

  1. Dampak Sosial

Dampak sosial ini sangat terasa sekali dengan banyaknya bangsa aborigin yang memulai pola hidup layaknya bangsa eropa dengan diberikannya fasilitas oleh pemerintahan colonial yang memberikan mereka makanan dan pakaian serta memfasilitasi mereka tempat tinggal yang layak bagi orang aborigin yang sebelumnya tidak memiliki tempat tinggal.

  1. Dampak Kebudayaan

Pada waktu itu ada anggapan jika orang aborigin hidup seperti bangsa Eropa keadaannya akan lebih baik. Namun demikian orang aborigin Australia menjadi kehilangan hak kebebasannya dan kehidupannya pun menjadi sangat terkekang. Bahayanya mereka terancam kehilangan kebudayaannya mereka sendiri. Hal tersebut memiliki dampak sendiri bagi mereka dan budayanya yang masih dirasakan sampai sekarang. Tapi untuk sekarang ini istilah mengasimilasikan mereka kedalam budaya orang Eropa sudah tidak adalagi.

  1. Genosida Dan Konflik Tasmania

Di wilayah Tasmania ada konflik yang terjadi antara orang aborigin dan pemukim dari Eropa. Seiring meningkatnya konflik itu akhirnya mendorong perintah untuk mengeluarkan undang-undang darurat perang terhadap orang aborigin. Pada waktu itu banyak orang aborigin yang terbunuh dengan adanya sistem ini, yang akhirnya populasi keberadaan aborigin di Tasmania menjadi turun drastic, lebih tepatnya dari yang awalnya 6000 an orang pada 1803 kira-kira menjadi 500 an orang saja pada 1830.

Bagi orang-orang yang tersisa di pindahkan ke pulau Flinders dan sebagian dari mereka melakukan kawin dengan orang-orang eropa, akan tetapi memasuki tahun 1976 sudah tidak ada orang aborigin Tasmania lagi yang tersisa.

Sebenarnya ada banyak sekali bahasa suku aborigin dan dialek tradisionalnya. Tetapi yang paling banyak dipergunakan adalah Kriol. Diperkirakan bahasa ini berkembang dari hasil hubungan antara suku aborigin Australia di utara dengan para pendatang dari Eropa. Ada satu pertanyaan yang unik, dari mana kata kangguru itu berasal?. Sebenranya ini tak lepas dari penemunya yaitu Kapten James Cook orang yang diyakini penemu pertama kali benua Australia, awalnya sesaat setelah mendarat kemudian sang kapten bertemu dengan penduduk aborigin local dengan membawa binatang aneh. Oleh karena itulah kapten Jamess Cook sontak menanyakan binatang tersebut  “What is the name of the animal?”, tapi orang aborigin tersebut tidak mengerti dengan bahasa inggris sang kapten. Alhasil orang aborigin tersebut menjawab “kangaroo’ yang yang dalam bahasa aborigin memiliki arti “saya tidak tahu”, yang lucunya karena sang kapten pun tak mengerti bahasa local aborigin dia pun menganggukan kepala dan berkata ooo..That Animal’s name is kangaroo. Dan sampai saat ini lah kangaroo menjadi binatang khas benua Australia yang kita kenal. Nah… sebenarnya masih banyak lagi pengetahuan yang bisa kita ceritakan tentang benua Australia, untuk pengetahuan tentang kebudayaan, sistem pemerintahan dan lainnya akan kita lanjutkan di bahasan berikutnya ya,,

Leave a Reply

Your email address will not be published.