Macam dan Cara Reproduksi Serta Perkembangbiakan Pada Hewan dan Tumbuhan

Macam-macam Reproduksi Serta Perkembangbiakan

Pada Hewan dan Tumbuhan Yang perlu di ketahui!!!

  • Perkembangan Tumbuhan

Reproduksi di bedakan menjadi dua macam yaitu reproduksi vegetatif dan reproduksi generatif. Pada reproduksi vegetatif yang mempunyai peran hanyalah satu induk. Individu muncul dari hasil reproduksi vegetative yang muncul dari bagian tubuh induk karena pada reproduksi ini tidak akan terjadi penggabungan dua individu. Sedangkan untuk generatif membutuhkan induk betina dan jantan yang berperan sebagai prosesnya.

  1. Perkembangbiakan Vegetatif

Reproduksi vegetatif pun terjadi perkembangbiakan yang alami dan buatan, perkembangan vegetatif alami tersebut terjadi perkembangbiakan tanpa ada campur tangan manusia atau pihak lain, biasanya meliputi :

  1. Rhizom

Akar rimpang atau yang lebih dikenal rhizoma itu adalah akar yang tumbuh secara mendatar, dan biasanya terletak di permukaan bawah tanah, bentuknya sendiri mirip dengan akar tetapi memiliki ruas layaknya batang terdapat kucup pada ujungnya. Pada setiap ruasnya tumbuh daun yang berubah jadi sisik dan terdapat tunas pada ketiak sisiknya. Jika proses keduanya telah menyatu pada akhirnya akan menjadi rumpun. Biasa nya rhizome terdapat pada temu lawak, kunyit dan tanaman sejenis lainnya.

  1. Geragih – Stolon

Ini berbentuk batang yang tumbuhnya menjalar di bawah atau di atas permukaan tanah dan terdapat geragih pada setiap buku-bukunya dengan tunas tumbuh menjadi organism. Pada bagian bawah tunas nya bias tumbuh serabut akar baru. Umumnya pada bagian ujung kuncup akan menyentuh ranah. Lalu setelah terpisah dengan induknya, ujung geragih membelokan diri kea rah atas lalu terciptalah tanaman baru yang letaknya menjauh dari induknya.

  1. Tunas Adventif

Tunas ini adalah tunas yang bukan tumbuh di ketiak daun atau ujung batang sekalipun. Contoh tanamannya ialah cocor bebek.

  1. Umbi Lapis

Umbi lapis ini sebenarnya tunas yang sudah di modifikasi secara alami, terdapat batang atas yang berukuran pendek yang terbungkus dengan daun daun berdaging serta menyerupai sisi, seperti pada tanaman bawang-bawangan dan bakung.

  1. Umbi Batang

Umbi jenis ini adalah batang yang jadi di dalam tanah, bentuk ujungnya menggembung seperti umbi. Ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan makanan cadangan terutama zat tepung

  1. Umbi Akar

Umbi akar berguna bagi penyimpanan makanan cadangan, jenis ini tidak berkuncup, tidak bertunas, tidak berdaun, dan tidak ada ruas-ruas. Tanaman yang proses kembang biaknya dengan umbi ini adalah wortel.

  1. Tunas

Fungsi nya tunas ini sebagai alat untuk perkembang biakan vegetatif. Adalah tunas tumbuh pada pangkal batang dan tidak terlihat pada bagian dalam tanah.

Untuk perkembangbiakan vegetatif buatan biasanya terjadi karena adanya bantuan tangan manusia.

  1. Setek

setek adalah proses pemotongan dan pemisahan satu bagian tumbuhan untuk menghasilkan tanaman yang baru berdasarkan bagian tanaman yang dipergunakannya. Ada dua bagian setek pada proses ini yang pertama setek batang dan setek daun. Untuk setek batang dilakukan dengan cara menanam bagian batang tanaman yang umurnya sudah layak setek.

Lalu untuk setek daun  dilakukan dengan cara menanam potongan daun seperti tanaman cocor bebek.

  1. Mencangkok

Proses ini biasanya dilakukan pada tanaman buah-buahan seperti jambu air, mangga, atau seperti rambutan.

  1. Okulasi ( menempel )

Okulasi ini ialah suatu proses menyatukan bagian tubuh dua tanaman berbeda untuk menghasilkan satu tanaman baru dengan mengharapkan kualitas yang lebih baik dari yang semula.

  1. Menyambung atau Mengenten

Proses ini bertujuan untuk menyambung sama dengan okulasi. Ialah menyatukan dua jenis tanaman yang baru untuk mendapatkan satu kualitas tanaman yang lebih baik. Bedanya dengan okulasi, proses mengenten ini menyatukan batangnya tanaman dengan cabang lainnya yang buahnya memang sudah baik kualitasnya.

  1. Merunduk

Perkembangbiakan dengan cara merunduk ini dilakukan dengan membelokan cabang tanaman lain hingga ke tanah. Lalu setelah itu di timbun lagi kedalam tanah seperti tanaman apel, dan kaca piring.

  1. Perkembangbiakan Generatif

Perkembangbiakan ini melibatkan dua proses  yakni penyerbukan dan diikuti oleh pembuahan.

Penyerbukan. Ialah proses terjatuhnya serbuk sari dikepala putik (angiospermae), jika pada (gymnospermae) penyerbukan diartikan melekatnya serbuk sari pada bakal biji secara langsung. Proses penyerbuka bias dibedakan menjadi 4. Antara lain, Anemogami, hidrogami, zoidiogami, dan antropogami.

Jika berdasarkan serbuk sari yang jatuh ke kepala putiknya proses penyerbukan di bagi ke dalam 4 bagian.

  1. Penyerbukan sendiri
  2. Penyerbukan tetangga
  3. Penyerbukan silang
  4. Penyerbukan bastar

Fertilisasi atau pembuahan dimana ada peristiwa peleburan sel kelamin jantan dengan ovum. Pada proses ini hanya terjadi antara bunga yang sejenis.

  • Perkembangan Hewan

Sama halnya dengan diatas, hewan juga berkembang biak secara vegetatif dan generatif. Didalam perkembangan vegetatif terbagi menjadi beberapa proses :

Perkembangan Vegetatif.

  1. Membelah diri

Membelah diri hanya terjadi pada jenis protozoa atau hewan sel satu seperti euglena. Proses ini di awali oleh pembelahan inti sel menjadi dua bagian. Lalu diikuti pembelahan sitoplasma yang masing-masing terselubungi nucleus tersebut. Setelah itu bagian tengah pada sitoplasma akan menyempit serta diikuti pemisahan yang membentuk dua individu.

  1. Fragmentasi

Pada proses ini bentuk baru muncul dari potongan tubuh induknya, masing-masing potongannya akan tumbuh dan berkembang menjadi individu baru.

  1. Pembentukan tunas

Cara perkembangbiakan suatu individu baru merupakan bagian induk yang terpisah kemudian tumbuh disebut tunas. binatang yang berkembang biak dengan tunas ialah Hydra. Hydra baru terbentuk dari bagian hydra dewasa. Sesudah cukup besar tunas akan terlepas dari tubuh induknya.

  1. Sporulasi

Sporulasi ialah fase pembelahan ganda yang menghasilkan spora. Hewan yang bereproduksi dengan sporulasi adalah plasmodium hewan ini adalh protozoa bersel satu yang dikenal sebagai cikal bakal penyakit malaria.

Perkembangan Generatif

  1. Hewan Avertebrata
  2. Protozoa

Perkembangbiakan generate melalui cara konjugasi yaitu perkawinan dua jenis individu yang jenisnya tidak diketahui kelaminnya. Paramaecium caudatum.

  1. Porifera

Hewan berpori ini adalah hewan bersel banyak yang mempunyai sifat hermafrodit. Walaupun hanya punya dua alat reproduksi, porifera tidak bias melakukan reproduksinya sendiri.

  1. Coelanterata

Coelanterata adalah sejenis hewan berongga yang mempunyai sifat hermaprodit, seperti hal nya hydra. Berbeda dengan porifera, ovum hydra bias dibuahi sperma yang dihasilkan individu yang sejenis. karena itu dapat terjadi pembuahan oleh dirinya sendiri. Walaupun seperti itu, proses pembuahan jarang terjadi dikarenakan ovum dan sperma tidak bersatu.

  1. Vermes

Cacing tanah termasuk kedalam jenis vermes. sifatnya Cacing tanah ialah hermafrodit. Akan tetapi pada cacing tanah tidak terjadi proses pembuahan sendiri, hal ini disebab kan oleh sperma dan masak ovum tidak bersama dan tidak adanya jalan untuk menghubungkan ovarium dan testis.

  1. Artropoda

Udang dan hewan berbuku-buku termasuk ke dalam anggota artropoda. Hewan ini bersifat gonokoristik.

  1. Hewan Vertebrata

Pada vertebrata reproduksi terjadi hanya generative. Semua hewan yang bersifat gonokoristik. Berdasarkan tempatnya, pembuahan terbagi menjadi dua macam. Yaitu pembuahan luar dan pembuahan dalam.

  1. Reproduksi Hewan Vertebrata berdasarkan jenisnya.
  2. Ikan
  3. Reproduksi Amfibi
  4. Reproduksi Reptil
  5. Reproduksi Burung atau Aves
  6. Reproduksi Mamamlia.
  7. Teknologi Reproduksi terhadap Tumbuhan

Teknologi reproduksi ialah sebuah cara melakukan perkembangbiakan dengan media peralatan tertentu untuk menghasilkan individu baru dengan sifat dan jenis yang lebih baik dari induknya dengan metode yang cepat. Berikut teknologi reproduksi pada tumbuhan dan hewan:

  1. Hidroponik
  2. Vertikultur
  3. Kultur jaringan tumbuhan
  4. Inseminasi buatan (hewan)
  5. Perkawinan silang atau hhibridasi (hewan)
  6. Kloning

Bahasan tentang sistem reproduksi pada hewan dan tumbuhan memang sangat banyak bila kita telaah lebih jauh lagi. Pembahasan diatas secara garis besar adalah proses yang sudah biasanya terjadi pada proses perkembangbiakan tumbuhan dan hewan. Untuk bahasan selanjutnya kita akan membahas tentang awal mula terjadinya sifat pewarisan terhadap mahluk hidup.

Leave a Reply

Your email address will not be published.