Mewujudkan Persatuan dan Kebangsaan Sebagai Nilai Kebangkitan nasional

Dalam pembahasan kali ini mengenai mewujudkannya persatuan dan kebangsaan sebagai nilai kebangskitan nasioal dalam kesadaran nasionalisme didefinisikan sebagai kesadaraan keanggotaan suatu bangsa yang secara bersama-sama mencapai, mempertahankan dan mengisi kekuatan bangsa, kesadaran nasional pertama kali setelah munculnya budi utomo dan penderitaan rakyat Indonesia yang dijajah oleh penjajah serta timbulnya pergerakan nasional Indonesia selain disebabkan oleh kondisi dalam negri juga ada suatu anggapan umum jika keperkasaan eropa menjadi symbol superioritas atas bangsa lain dari kelompok kulit berwarna, hal itu ternyata bukan suatu kenyataan sejarah.

1 . Wujud persatuan bangsa

Merupakan kesatuan senjata yang paling ampuh bagi  bangsa Indonesia baik dalam rangka merebut, mempetahankan maupun mengisi kemerdekaan, persatuan mengandung arti bersatunya macam corak yang beraneka ragam menjadi suatu kebulatan yang utuh dan serasi, persatuan bangsa Indonesia yang kita rasakan terjadi dalam proses yang dinamis dan berlangsung lama dengan terbentuk dari proses yang tumbuh unsur sosial budaya masyarakat Indonesia dtemapa dalam jangkauan watu lama sekali, unsur budaya antara lain sifat kekeuargaan dan jiwa gotong royong dan kedua unsur tersebut merupakan sifat pokok bangsa Indonesia yang dituntun oleh asas kemanusiaan dan kebudayaan.

Dengan masuknya kebudayaan dari luar terjadi melalui proses percampuran kebudayaan dari luar yaitu Kristen, islam, budha dan unsur kebudayaan lain yang beraneka ragam, semua unsure kebudayaan yang datang dari luar diseleksi oleh bangsa Indonesia kemudian sifat-sifat lain terlihat dalam setiap pengambilan keputusan yan menyangkut kehidupan bersama senantiasa dilakukan dengan jalan musyawarah dan mufakat, hal itulah yang mendorong terwujudnya persatuan bangsa Indonesia , jadi persatuan dan kesatuan bangsa dapat mewujudkan sifat kekluargaan, jiwa gotong royong, musyawarah dan lain-lain, proklamasi kemrdekaan bangsa Indonesia merupakan awal dibentuk Negara kesatuan republic Indonesia, Negara yang diproklamasikan oleh para pendiri Negara yakni Negara kesatuan, pasal 1 ayat 1 UUD Negara republik Indonesia tahun 1945 menyatakan bahwa Negara Indonesia adalah Negara kesatuan yang berbentuk republik dan sila ketiga menegaskan kembali bagaimana tekad bangsa Indonesia mewujudkan persatuan kemerdekaan.

tahap-tahap pembinaan persatuan bangsa Indonesia itu yang paling menonjol yaitu sebagai berikut di bawah ini:

  1. Kebangkitan nasional

Pergerakan perjuangan bangsa Indonesia yang mulai menyadari kondisi dan potensi sebagai satu bangsa, kebangkitan nasional Indonesia dipelopori dengan kelahiran budi utomo pada tahun 1908, ciri dari kebangkitan nasional adalah perjuangan bangsa Indonesia lebih diwarnai perjuangan untuk kepentingan nasional bukan hanya kepeningan daerah.

  1. Proklamasi kemerdekann

Pada tanggal 17 agustus 1945 merupakan titik puncak perjuangan rakyat Indonesia, peristiwa proklamasi kemerdekaan dan pengesahan uud Negara repvblik Indonesia tahun 1945 meruoakan konsesus/kesepakatanbangsa Indonesia bahwa pengaturan kehidupan bangsa dan bernegara dilandasi oleh pancasila dan UUD Negara republic Indonesia tahun 1945 disepakati mengenai bentuk Negara yaitu Negara kesatuan rupublik Indonesia dan masyarakat berada dalam satu bangsa yang terdiri atas berabagai suku, budaya, agama dan norma kehidupan yang mencerminkan bhineka tunggal ika, pancasila dan UUD Negara republik Indonesia tahun 1945 yang merupakan konsesus nasional menjadi panduan penting dalam enjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dalam perjalanan sejarah sampai saat ini, berbagai peristiwa penghianatan berupa pemberontakan, gerakan speratis yang dilakukan oleh berbagai kelompok masyarakat untuk mengubah atau mengganti pancasila dan UUD Negara republik Indonesia tahun 1945 dapat diatasi khususnya oleh para pemuda dengan semangat tanpa pamrih memperjuangkan kebangkitan dan kejayaan Indonesia sampai saat ini.

  1. Sumpah pemuda

Merupakan penegas bagi bagsa Indonesia untuk mewujudkan sebuah Negara yang memiliki idnetitas dan dicintai rakyat.

  1. Perasaan senasib

Sebagai bangsa yang mengingatkan rasa persatuan dalam seluruh rakyat Indonesia, perasaan senasib dapat muncul karena faktor ketertarikan terhadapat tempat kelahiran atau menghadapi suatu masalah tertentu pada sejarah bangsa Indonesia pernah menjadi bangsa terjajah, kondisi ini mendorong perasaan senasib bagi bangsa Indonesia.

Pada kehidupan bangsa dan Negara [erlu mengangkat kembali nilai semangat perjuangan para pahlawan, beberapa contoh positif yang berkaitan dengan nilai-nilai kebangsaan sebagai berikut dibawah ini:

  1. Ketaatan umum

Setiap warga Negara harus menaati peraturan dan hukum yang berlaku, menaati hukum dan peraturan yang berlaku dimulai dari kesadaran masing-masing individu.

  1. Nilai Kerakyatan

Dapa diartikan sebagai kedaulatan  berada di tangan rakyat  berarti setiap rakyat memilik kebebasan yang tanggung jawab.

  1. Keseimbangan

Menjalankan hak dan kewajiban sebagai warga Negara serta memenuhi kebutuhan rohani dan jasmani.

  1. Kesamaan derajat

Sebagai warga Negara yang memiliki hak dan kewajiban yang sama  serta kedudukannya di depan hukum dalam pemerintah.

  1. Nilai religious

Berikut beberapa contoh nilai religious dalam kehidupan sehari-hari di bawah ini:

  1. Toleransi antar umat beragama
  2. tidak memaksa untuk mengikuti suatu agama
  3. menjalankan perintah agama yang dianutnya
  4. saling menghormati dalam kebebasan memilih agama yang dianut.
  5. Produktivitas

Terciptanya undang-undang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarat serta sarana dan prasarana yang mampu mendorong masyarakat untuk kreatif dan priduktif.

  1. Kemanusiaan

Bebrapa nilai kemanusiaan yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari sebagai berikut di bawaah ini:

1 . tidak membeda-bedakan antar sesame

  1. menjungjung tinggi nilai keadilan
  2. berani membela kebenaran
  3. menjungjung tinggi rasa persamaan derajat.

Sekian mengenai pembahasan tentang mewujudkan persatuan dan kebangsaan sebagai wujud kebangkitan nasional yang berisi tentang beberapa peristiwa yang terjadi seperti merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari para penjajah dengan melakukan proses yang sangat lama antara lain sifat kekeluargaan dan jiwa gotong royong, masuknya kebudayaan dari luar yaitu islam, hindu, Kristen dan unsur kebudayaan lain yang beragam melalui proses akultrasi hal inilah yang mendorong terwujudnya persatuan bangsa Indonesia yakni sifat kekeluargaan, jiwa gotong royong, musyawarah dan lain-lain, kemudian proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia merupakan awal dibentuknya Negara kesatuan republik Indonesia yang diproklamsikan oleh para pendiri Negara kesatuan, pada pasal 1 ayat 1 UUD Negara republik Indonesia tahun 1945 yang menyatakan bahwa Negara Indonesia adalah Negara kesatuan yang berbentuk republik dengan sila ketiga pancasila menegaskan kembali bagaimana tekad bangsa Indonesia mewujudkan persatuan kemerdekaan Indonesia, tentu nya kita bangga menjadi warga Negara Indonesia saat ini atas perjuangan pahlawan kita untuk memperjuangkan kemerdekaan dari penderitaan rakyat oleh para penjajah, hal ini di buktikan bahwa para pahlawan bisa mewujudkan kemerdekaan dan memproklamasikan sebagai Negara kesatuan republik Indonesia dengan nilai-nilai positif seperti nilai rligius, kemanusiaan, produktivitas, keseimbangan, demokrasi, kesamaan derajat dan ketaatan hukum, semoga dengan penjelasan yang kami berikan ini sangat bermanfaat untuk pengetahuan sejarah dalam proses proklamasi kemerdekaan Negara repblik Indonesia tercinta ini dan carilah dari berbagai sumber lainya tentang hal-hal yang dapat mewujudkan persatuan dan kebangsaan sebagai nilai kebangkitan nasional karena semakin banyak pengetahuan tentang sejarah Indonesia akan semakin bagus untuk kehidupan sehari-hari menjadi warga Negara nasionalisme.

Leave a Reply

Your email address will not be published.