Pengertian dari ideologi Secara Etimologi

Ideologi  merupakan kumpulan gagasan atau konsep bersistem untuk dijadikan dasar pendapat, arah dan tujuan. Secara etimologi, ideologi berdasar dari yunani yaitu idean yang berarti melihat atau idea yang berarti raut muka, perawakan, gagasan atau buah pikiran. logos yang berarti ilmu.serta logika yang berarti ajaran. Atau Ideologi ini terbagi menjadi dua yaitu ideologi terbuka dan ideologi tertutup, ideologi terbuka memiliki banyak sekali keunggulan dibandingkan dengan ideologi yang tertutup dan keunggulan tersebut dapat ditemukan dengan cara membandingkan karakteristik kedua ideologi tersebut. Dikarenakan ideologi terbuka lebih unggul jika dibandingkan dengan ideologi tertutup jadi hal tersebut membuat ideologi ini tidak hanya dibenarkan melainkan dibutuhkan oleh berbagai Negara, hampit dapat dipastikan  Negara yang menganut sistem ideology tertutup seperti Negara komunis mengalami kehancuran ideologis. Setiap Negara pasti memiliki ideologi, dan pada umumnya ideologi antara Negara satu dengan Negara lainnya berbeda. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor antara lain, penduduk, budaya, agama, adat istiadat dan sebagainya. Ideologi yang berkembang di dalam suatu Negara sebagai berikut.

  1. Liberarisme

Negara liberalisme mengutamakan kebebasan warga negaranya asalkan tidak melanggar hukum, kepentingan warga Negara  lebih di pentingkan dari pada kepentingan Negara, menonjolkan hak asasi warga Negara, Negara tidak mengurusi masalah agama serta pendidikan diarahkan pada pengembangan zaman.

  1. Sosialisme

Negara mengurangi kebebasan warga negaranya, kebebasan atau kepentingan warga Negara dikalahkan untuk kepentingan Negara, mengabaikan hak asasi warga Negara, kehidupan agama terpisah dengan Negara (bebas tidak beragama), pendidikan diarahkan untuk membentuk warga Negaranya yang patuh terhadap pemerintahan Negara.

  1. Pancasila

Warga Negara memiliki kebebasan namun kebebasan yang bertanggung jawab, kepentingan Negara dan warga Negara yang seimbang, hak terpadu dengan kewajiban asasi, Negara memperhatikan kehidupan agama dan pendidikan diarahkan untuk membentuk warga Negara yang bertanggung jawab, berakhlak mulia dan takwa kepada tuhan yang maha esa.

Pancasila juga tidak terlepas dari ideologinya, termasuk kedudukan pancasila terhadap ideologi terbuka, keterbukaan pancasila mengandung arti bahwa pancasila senantisa mampu berinteraksi secara dinamis sehingga nilai-nilai pancasila tidak berubah, namun pelaksanaanya disesuaikan dengan kebutuhan  dan tantangan nyata di kehidupan kita setiap harinya. Hal ini bertujuan untuk menegaskan bahwa ideologi pancsila bersifat actual, antisipatif, dinamis, dan senantiasa bisa menempatkan posisinya pada perkembangan zaman, teknologi dan ilmu pengetahuan serta dinamika perkembangan aspirasi masyarakat. Harus diketahui bahwa pancasila sebagai ideologi tidak bersifat tertutup dan kaku akan tetapi bersifat reformatif terbuka dan dinamis. Ideologi terbuka merupakan ideologi yang bersumber dari sudut pandang suatu bangsa. Kedudukan pancasila sendiri sebagai ideologi terbuka salah satunya didasari oleh pancasila, yang artinya pancasila sebagai dasar Negara, secara formal panacasila dapat dikatakan sebagai dasar Negara tentunya memilliki fungsi sangat penting yang antara lain sebagai jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia, artinya pancasila lahir bersama dengan lahirnya bangsa Indonesia dan merupakan suatu cirri khas bangsa Indonesia dalam sikap mental maupun tingkah lakunya, sehingga mampu membedakan dengan bangsa lain, perjanjian leluhur juga mempunyaui arti pancasila telah disepakati secara nasional sebagai dasar Negara pada tanggal 18 agustus 1945 melalui sidang panitia persiapan kemerdekaan Indonesia (PPKI).

Pancasila sebagai ideologi Negara berartikan kesatuan gagasan-gagasan dasar yang sangat sistematis dan menyeluruh tentang manusia dengan kehidupannya baik kehidupan sosial maupun kehidupan individualnya dalam kehidupan kenegaraan. Ideologi Negara merupakan suatu cita-cita yang ingin dicapai sebagai suatu titik tekanan dan mencakup nilai-nilai yang menjadi dasar, serta pedoman Negara dan kehidupannya. Pancasila sebagai ideologi Negara bertujuan agar segala sesuatu hal dalam bidang pemerintahan maupun semua yang berhubungan dengan hidup kenegaraan harus dilandasi dengan titik tolak pelaksanaannya dan diarahkan dalam mencapai tujuan dengan pancasila. Dengan menyatukan cita-cita yang ingin dicapai maka dasarnya adalah sila ke 5 yaitu ingin mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia yang dijiwai juga oleh sila-sila lainnya sebagai kesatuan.

Perwujudan mengenai pancasila sebagai ideologi terbuka

sebagai ideology terbuka pancasila bisa menyelesaikan persoalan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia. Tetapi, faktor manusia baik pengusaha maupun rakyat sangat mengutamakan kemampuan sebuah ideologi  dalam menyelasaikan berbagai masalah, sebaik apapu ideology tapi tanpa dengan dukungan manusia yang baik hanyalah sebagai angan-angan belaka, ideologi pancasila harus bersifat fleksible Karen mengandung berbagai nilai, yang antara lain :

  1. Nilai dasar

Merupakan nilai dasar manusia tidak berubah (relatif) yang terdapat pada pembukaan undang-undang 1945. Nilai-nilai dasar pancasila akan dijabarkan lebih lanjut sebagai nilai instrumental dan nilai praktis yang bersifat fleksible dalam bentuk norma-norma yang berlaku dalam suatu kehidupan bermasyarakat, bernegara dan berbangsa.

  1. Nilai instrumental

Adalah nilai-nilai lebih lanjut dari nilai dasar yang dijabarkan lebih kreatif dan lebih dinamis dalam bentuk undang-undang

  1. Nilai praktis

Merupakan nilai sesungguhnya yang dipraktikan dalam bentuk kehidupan nyata sehari-hari baik dalam kehidupan bermasyarakat. Bernegara maupun berbangsa. Nilai praktis yang abstrak diwujudkan dalam sikap perbuatan sehari-hari dan tingkah laku, dengan demikian niai tersebut dapat kita rasakan bersama.

Dimensi struktural pancasila sebagai ideologi terbuka, maka dari itu secara stuktural pancasila memiliki tiga dimensi yang berbeda, yang pertama adalah dimensi idealis, dimensi ini merupakan nilai-nilai yang terkandung didalam pancasila bersifat sistematis dan rasional, yaitu hakikat nila-nilai yang terkandung dalam lima sila pancasila berupa ketuhanan yang maha esa, persatuan, kemanusiaan, kerakyatan dan keadilan. Yang berikutnya ada dimensi normatif, merupakan yang terkadung dalam pancasila yang perlu dijabarkan dalam suatu sistem yang normatif. Selanjutnya dimensi realitas, merupakan suatu ideologi yang harus mampu mencerminkan realitas hidup dan berkembang dalam masyarakat, oleh karena itu selain memilik dimensi nilai-nilai ideal dan normatif, pancasila juga harus dapat diuraikan dalam kehidupan bermasyarakat secara nyata, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun kehidupan bernegara.

Hal yang harus diperhatikan dalam hubungan gagasan pancasila sebagai ideologi terbuka diantaranya adalah :

  • Ideologi pancasila harus dapat menyesuaikan diri dengan situasi serta kondisi zaman yang akan selalu mengalami perubahan, akan tetapi bukan berarti bahwa nilai dasar pancasila dapat digantikan dengan nilai dasar yang lain atau meniadakan jati diri bangsa Indonesia tercinta ini.
  • Pancasila sebagai ideologi terbuka mengandung makna bahwa nilai dasar pancasila dapat dikembangkan sesuai dinamika kehidupan bangsa Indonesia dan tuntutan perkembangan zaman secara penuh kreatifitas, dengan mempertimbangkan tingkat kebutuhan dan perkembangan masyarakat Indonesia sendiri.
  • Sebagai ideologi terbuka pancasila harus bisa memberikan orientasi kedepannya, mengaharuskan bangsa Indonesia untuk selalu menyadari situasi dan kondisi kehidupan yang sedang dan yang akan dihadapi, terutama globalisasi dan keterbukaan.
  • Ideologi pancasila menghendaki agar bangsa Indonesia tetap bisa bertahan dalam jiwa raga dan budaya bangsa Indonesia dalam wadah dan ikatan Negara kesatuan republik Indonesia.
  • Stabilitas nasional yang dinamis.
  • Larangan untuk memasukan pemikiran yang mengandung nilai ideologi leninisme, marxisme, dan komunisme.
  • Mencegah berkembangnya paham liberal.
  • Larangan terhadap pandangan extreme yang menggelisahkan kehidupan masyarakat.
  • Penciptaan norma yang baru harus dengan melalui konsesus.

Jadi bisa dilihat ideologi suatu bangsa akan mencerminka kemajuan suatu bangsa atau Negara itu tersebut. Jadi kita sebagai generasi sekarang harus bisa membuat Negara ini menjadi maju  dan berkembang dengan ideologi atau pemikiran yang cerdas.

Leave a Reply

Your email address will not be published.