Pengertian Hakikat dan Teori Tentang Kedaulatan Dalam Suatu Negara

Kedaulatan rakyat mengandung arti bahwa makna yang terbaik dalam masyarakat adalah yang bisa dianggap baik oleh semua kalangan masyarakat maupun semua orang. Kedaulatan sendiri ialah kekuasaan tertinggi untuk membuat peraturan dan melaksanakannya dengan semua cara yang ada. Kedaulatan rakyat membawa konsekwensi bahwa rakyat lah yang memegang kekuasaan paling tinggi dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

  1. 1. Pengertian Kedaulatan

Kedaulatan mumpunyai kata yang berasal dari bahasa Arab daulah yang artinya kekuasaaan paling tinggi, dalam bahasa inggris kedaulatan disamakan dengan “sovereignty”. Dan dalam latin kedaulatan adalah supremus adalah tertinggi. Kedaulatan dari berbagai bahasa tersebut bisa diartikan sebagai kewenangan tertinggi dari satu kekuasaan politik. Kedaulatan dalam berbagai negara diartikan dengan kekuasaan tertinggi dalam negara yang tidak berasal dari kekuasaan lainnya. Negara terbentuk karena adanya perjanjian masyarakat, perjanjian masyarakat juga disebut dengan istilah kontrak sosial.

Beberapa pemikiran tentang teori kedaulatan dan pemegang kedaulatan suatu negara setelah revolusi perancis di utarakan oleh jean-jacques di dalam suatu karyanya du contract social ou principes du droit politique membagi kedaulatan menjadi dua yaitu defacto dan dejure.

  1. Teori Kedaulatan

Kekuasaan tertinggi dalam sebuah negara bisa di artika juga kedaulatan. Untuk mengetahui siapa pemegang kekuasaan, maka kedaulatan dapat di kelompokan ke dalam beberapa teori.

  1. Teori kedaulatan Tuhan

Teori kedaulatan tuhan menurut sejarahnya berkembang pada zaman pertengahan antara abad ke 5 sampai dengan abad 15. Pada perkembangannya teori ini sangat erat hubungannya dengan perkembangan agama baru yang muncul ketika waktu itu agama kristen, kemudian diorganisasi dalam keagamaan yaitu gereja yang dikepalai oleh seorang paus. Berikut adalah tokoh teokrasi : 1, Agustinus, 2. Thomas Aquinas, 3. Marsillius.

  1. Kedaulatan Raja

Berarti di dalam suatu negara itu yang mempunyai kekuasaan tertinggi adalah seorang raja.  Raja dianggap sebagai orang yang suci dan bijaksana sehingga dianggap berbeda dengan rakyat biasa meskipun sama-sama manusia. pada waktu itu kedudukan raja sangatlah kuat dan tidak ada yang bisa menandinginya. Menurut marsilius, kekuasaan tertinggi dalam negara berada ditangan kekuasaan raja. Karena raja mewakili tuhan atau semacam diberi amanah dari tuhan untuk berkuasa atas rakyat dan berhak melakukan apa saja karena menurutnya semua tindakannya itu sesuai dengah kehendak dari tuhan. Bahkan raja merasa berkuasa menetapkan kepercayaannya atau agama yang harus dianut oleh rakyatnya atau warga negaranya.

Kekuasaan mutlak yang ada pada raja, sehingga terjadi penyelewengan kekuasaan kedalam tirani. Seperti yang terjadi di perancis pada masa pemerintahan raja louis IV yang  menyatakan negara adalah saya. Pada saat itu banyak keluarga raja yang berpesta pora diatas kesengsaraan rakyatnya, yang menyebabkan rakyat tidak lagi percaya pada kekuasaan tertinggi yang berada ditangan raja.

  1. Kedaulatan Negara

Ialah teori yang beranggapan bahwa suatu negara sebagai badan hukum yang bisa dianggap memiliki hak dan kewajiban serta dapat melakukan perbuatan atau tindakan yang melawan hukum. Negara sebagai badan hukum seperti inilah yang memiliki kekuasaan tertinggi di dalam kehidupan manusia sebagai anggota masyarakat. Menurut George Jellinek adanya hukum karena adanya negara, dia juga mengatakan bahwa hukum adalah penjelmaan dari kemauan negara. yang artinya negara ialah sumber hukum satu-satunya oleh sebab itu kekuasaan tertinggi harus dimiliki oleh negara.

  1. Kedaulatan Hukum

Teori ini menjelaskan bahwa kekuasaan tertinggi terletak pada hukum yang sumbernya terketak pada kesadaran hukum setiap orang. Negara yang menganut teori ini sering di sebut Recths souvereinitiet. Bahwa maupun itu raja, rakyat, dan negara harus taat serta mematuhi hukum. Barang siapa yang melanggar hukum akan dikenakan hukuman atau sanksi. berdasarkan paham inilah hukum bisa di artikan sebagai pernyataan penilaian yang terbit dari kesadaran hukum manusia. Hukum merupakan sumber kedaulatan suatu negara. Jadi kesadaran inilah yang membedakan mana yang adil dan mana yang tidak adil. indonesia jadi salah satu negara yang menggunakn teori ini untuk mengubah undang-undang dasarnya. Dari konsep kedaulatan rakyat yang diwakili menjadi kedaulatan hukum.

  1. Kedaulatan Rakyat

Kedaulatan negara berada di tangan rakyat ialah suatu gambaran bahwa rakyat adalah sebagai pemegang kekuasaan tertinggi di dalam setiap kehidupan dalam bermasyarakat di dalam satu negara. Negara indonesia adalah salah satu yang bisa dilihat menggunakan sistem kedaulatan rakyat. berdasarkan sistemnya pemerintah indonesia akan dijelaskan peran lembaga negara sebagai pelaksana kedaulatan rakyat. Orang yang tunduk pada suatu pemerintahan negara itu disebut dengan rakyat. Pada pelaksanaannya di suatu negara ada yang memerintah dan ada pula yang di perintah. Yang memerintah negara di sebut pemerintah dan yang di perintah di sebut rakyat, oleh sebab itu keberadaan suatu negara sangat di tentukan oleh dukungan rakyatnya. rakyat sendiri pengertiannya berbeda dengan pengertian warga negara, penduduk, masyarakat, dan bangsa.

Warga negara ialah orang yang memiliki kewajiban dan hak pada suatu negara yang di tinggalinya. Penduduk adalah orang yang tempat tinggalnya pada suatu negara tertentu penduduk sendiri dui bedakan menjadi dua, yaitu warga negara dan warga negara asing.  Pengertian bangsa secara garis besarnya adalah sekelompok orang yang memiliki nasib dan perasaan akan keberadaan suatu negara. Sedangkan pengertian masyarakat ialah sekelompok orang yang tinggal bersama-sama pada suatu daerah  dan terikat pada nilai tertentu yang harus di terima bersama-sama. Paham yang menekankan tentang kedaulatan rakyat berkembang dimulai pada abad ke 17 sampai saat ini. Paham ini di pengaruhi oleh teori kedaulatan hukun yang menempatkan rakyat sebagai objek sekaligus subjek dalam negara. Pengertian kedaulatan berhubungan erat dengan pengertian perjanjian masyarakat dalam pembentukan sebuah negara.

  1. Cara Pandang Kedaulatan

Ada dua ajaran atau paham yang menjelaskan tentang kedaulatan yaitu sebagai berikut :

  1. Monoisme, ajaran yang menjelaskan bahwa kedaulatan adalah tunggal tidak dapat di bagi bagi dan pemegang kekuasaan tertinggi adalah pemegang wewenang tertinggi dalam suatu negara. Jadi wewenang tertinggi yang menentukan wewenang yang ada dalam negara tersebut.
  2. Pluralisme, ialah ajaran yang menyatakan negara bukan satu-satunya organisasi yang memiliki kedaulatan. Banyak organisasi lain yang berdaulat terhadap orang-orang didalam masyarakat. Oleh sebab itu negara hanya memfasilitasi organisasi yang berdaulat di bidangnya masing-masing. Keadaan ini oleh baker dijelaskan sebagai polyarchisme. Pada lingkungan ajaran agama katolik dikenal sebagai subsidiaristeit beginsel. Ajaran pluralisme lahir karena ajaran monoisme terlalu menekankan soal kekuatan hukum dalam melihat masyarakat suatu negara, dan kurang menekankan soal kehendak dari rakyat.
  3. Kedaulatan Negara Indonesia

Negara indonesia di ketahui sudah menganut kedaulatan rakyat sejak lama, nisa dilihat dari pancasila sila ke empat, bukti lain bahwa kedaulatan ada ditangan rakyat bisa di temukan di dalam pembukaan undang undang dasar 1945. Kedaulatan rakyat itu sendiri adalah dimana sistem yang menempatkan kekuasaan tertinggi suatu negara ada di tangan rakyatnya. Pada kedaulatan rakyat menunjukan gagasan yang terbaik dalam masyarakat harus dianggap baik pula oleh semua kalangan.

Pada dasarnya kita sebagai warga negara harus memahami kedaulatan negara kita sendiri sebagai kecintaan kita akan negara sendiri. Terima kasih sudah berkesempatan untuk membaca artikel ini semoga bisa menambah wawasan kita.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.